Berita

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) ATA 2021

Congue iure curabitur incididunt consequat

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) ATA 2021 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat disampaikan kepada  mitra kerja Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat (4/4)

Dalam acara tersebut juga hadir Direktur RSUD Al Ihsan, RSUD Jampang Kulon, RS Kesehatan Kerja, RS Paru Sidawangi, RS Jiwa, dan RSUD Pameungpeuk.

Pembahasan diantaranya Capaian Indikator Kinerja Utama Tahun 2021, Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ ATA 2020, kebijakan strategis, Realisasi anggaran 2021, Program Strategis dan Penghargaan 2021

Adapun rekomendasi 2020 diantaranya Menyelesaikan permasalahan di bidang kesehatan, terutama dalam penanganan Pandemi COVID-19, meningkatkan kampanye protokol kesehatan (prokes), membangun pusat isolasi dengan strategi bertingkat dari tingkat Kota/Kabupaten, Kecamatan, Desa maupun Kelurahan. Melengkapi peralatan medis di rsud provinsi, membantu fasilitas kesehatan berupa puskesmas dan puskesmas pembantu dengan kelengkapan SDM nya untuk memperkuat pendataan, prosedur kesehatan, visitasi, dan pemantauan isolasi mandiri masyarakat yang terpapar COVID-19. Menambah dokter spesialis melalui program beasiswa dan ikatan dinas, tetap melakukan upaya penurunan kematian ibu dan anak di masa pandemi, dan meningkatkan pembangunan di bidang pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan keluarga berencana.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat @ninasusanad menyampaikan AHH melebihi target sedikit, karena banyak sekali faktor yang mempengaruhi. Penanganan Stunting targetnya bagus adanya penurunan, tercapai harusnya 23 namun ini 24, daya dukung Posyandu sekarang turun hanya 60%, dengan Covid-19,indicator yang tercapai menurun, yang paling berat bagi kami stunting.

Tindaklanjut DPRD sudah kami tindaklanjuti diantaranya revieu Kepgub usulan pencairan insentif, prokes dengan memberdayakan posyandu, RT/RW, Dinkes bekerjasama dengan puskesmas, Kepala Daerah di Kab/Kota, kami juga sudah membuat juknis isoman, agar bisa di gunakan di Kab/Kota.


Selain itu Dinkes telah melaksanakan recruitment tenaga kesehatan sebagai salah satu inovasi yaitu program Puskesmas Terpadu Juara (PUSPA) dengan menunjuk 12 Kab/Kota dan akan dilanjutkan Kembali di tahun 2022. Dinkes juga telah melakukan desk tealaah terkait dengan biaya dan jumlahnya untuk dokter spesialis, dan Layad rawat tercapai 100%


Tahun 2021 Dinkes Provinsi Jawa Barat menerima penghargaan 13 Penghargaan diantaranya statistic sectoral award dari BPS, kelengkapan variable profil Kesehatan, profil Kesehatan mendapatkan penghargaan. RSUD Al Ihsan mendapatkan sertifikat terkait laboratorium terhadap pelayanan deteksi virus, mendapatkan jaminan halal dari MUI, juga berpartisipasi dalam pemeriksaan mutu eksternal.

RS yang sudah menerapkan Zona Integritas menuju WBK/WBBM diantaranya RS Jiwa dan RSUD Al Ihsandan RS yang mendapatkan akreditasi paripurna, RSUD Al Ihsan, RS Paru Sidawangi dan RS Jiwa

Berita Lain

Close
Close