Berita

Data Imunisasi Akan di Digitalisasi

Congue iure curabitur incididunt consequat

Kementerian Kesehatan RI mengupayakan data imunisasi ke depan akan berbasis digital melalui aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK). Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU., pada kegiatan Monthly Vicon Adinkes yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meetings, Kamis (12/5/2022).

"Data vaksin dan imunisasi ke depannya akan diupayakan untuk di digitalisasi dari ujung ke ujung atau sejak bayi" kata Menkes Budi.

Aplikasi ASIK adalah aplikasi terpusat yang digunakan untuk input, dan monitoring data perkembangan pasien untuk seluruh tenaga kesehatan layanan primer yang terbagi menjadi dua basis yakni melalui Android atau web based.

Fungsi aplikasi ini diantaranya adalah pendaftaran petugas imunisasi untuk dapat mengakses pencatatan individu, pencatatan hasil layanan imunisasi individu, dan pencatatan logistik pelayanan imunisasi.

Aplikasi ini dapat diakses oleh faskes seperti puskesmas dan Dinas Kesehatan Provinsi dan kabupaten/kota.

Kegiatan yang membahas verifikasi sasaran imunisasi ini dihadiri oleh Kadinkes dan atau perwakilan Dinas Kesehatan seluruh provinsi di Indonesia termasuk Dinas Kesehatan Jawa Barat yang diwakili Kabid P2P dr. Ryan B. Ristandi, Sp.PK., MMRS., dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang akan dilaksanakan mulai Mei.

Berdasarkan pemaparan Plt. Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan dr. Prima Yosephine, MKM., kegiatan BIAN akan dibagi menjadi dua tahap yakni tahap pertama dimulai 22 Mei dan diikuti oleh provinsi yang ada di selain pulau Jawa dan Bali serta tahap dua yang dimulai pada 22 Agustus dan diikuti oleh provinsi yang ada di Jawa dan Bali.

Selain dua tahap, BIAN juga memiliki dua kegiatan imunisasi yang terdiri dari imunisasi tambahan (campak-rubela) dan imunisasi kejar (OPV, IPV dan DPT-HB-Hib).

Dinas Kesehatan Jawa Barat sendiri memiliki target imunisasi mencapai ribuan dosis pada tahun 2022 di 27 kabupaten/kota yang menyasar ibu hamil, bayi 0 tahun, baduta, anak 7 hingga 12 tahun dan wanita subur.

Lalu untuk total dosis vaksinasi di Jawa Barat yang sudah tercapai yakni 36.036.942 untuk dosis 1, 31.022.251 untuk dosis 2 dan 10.387.471 untuk dosis 3.
 


Berita Lain

Close
Close