Tanggal : 06 Oct 2018

Pemkab Bekasi Bersama Panti Al-Fajar dan Anugrah Kasih

Penulis : Program PTM Dinkes Jabar
Dibaca : 221 Kali

Print Friendly and PDF

Pemkab Bekasi Bersama Panti Al-Fajar dan Anugrah Kasih, Didukung RS.Dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor dan dinkes prov dan kab bekasi juga  dinsos prov dan kab bekasi , Periksa dan Evakuasi 41 ODGJ Untuk Dirawat

Selasa, 25 September 2018, pukul 08.00 WIB, Tim Pelayanan Kesehatan Jiwa dan Evakuasi ODGJ yang terdiri dari dr. Iriawan Tinambunan, SpKJ,  Ns. I Ketut Sudiatmika, S.Kep. M.Kep. Sp.Kep.J. Iyep Yudiana, SKM. MKM, Lilin Darmiyanti, S.Sos. M.Kesos, Sugih Setiaraharja, SKM. MM, Desy Herawati, SKM. MH.Kes, Budi Santosa, AMd, Pendi Supendi, AMK, Ns. I Wayan Suartana, S.Kep, Armelia Rahmi Kartika Dewi, Psi, Hery Sucipto, AMd.Kep., meluncur dari Bogor ke sebuah penginapan di Tambun Selatan, untuk persiapan mengikuti kegiatan Pelayanan Kesehatan Jiwa dan Evakuasi 41 ODGJ yang bertempat di Yayasan Al-Fajar Berseri pada hari Rabu tanggal 26 September 2018.Yayasan Al-Fajar Berseri adalah Panti Sosial Disabilitas Mental, dibawah pembinaan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, berdiri pada tahun 1992, diatas lahan seluas 7000 m3, dengan bangunan seluas 3000 m3, dipimpin oleh Bapak Marsan Susanto sebagai Ketua Yayasan Al-Fajar dibantu anaknya yaitu Fajar Sodik, S.Kep dan 32 pengurus lainnya, menampung sekitar 359 ODGJ, yang terdiri dari 266 ODGJ laki-laki dan 93 Pasien  perempuan, yang beralamat di Kampung Pulo Rt.04 Rw.035 Desa Sumber Jaya Kecamatan Tambun Kabupaten Bekasi. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh RS.Dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor untuk mendukung kegiatan Pelayanan Kesehatan Jiwa dan Evakuasi 41 ODGJ di Kabupaten Bekasi, meliputi penugasan 12 petugas Tim Kesehatan Jiwa, tranportasi petugas dan ODGJ berupa 1 Unit Bus dengan Kapasitas 30 tempat duduk, 1 Unit Ambulance, menyiapkan ruang perawatan untuk menampung ke-41 ODGJ, Obat dan Alat kesehatan, Dokumen Rekam Medis, dll.

Tibalah waktu yang ditunggu, Rabu, 26 September 2018 pukul 08.00 WIB, sekitar 50  peserta undangan yang, satu persatu mulai berdatangan antara lain : Dinkes Provinsi Jabar diwakili oleh drg. Arif M.Kes, Rini Susiati, SKM dan Ns. Leni Sukmawati, S.Kep., Dinsos Provinsi Jabar diwakili oleh Drs. Achwan Gumilar, MM dan Bpk. Wiwid, Dinkes Kab. Bekasi diwakili oleh H. Tajili Suprapto, MKM. MM dan Sri Meilia, AM.Keb., Dinsos Kab Bekasi diwakili oleh Daryono, SE, Ali Imron, SAP, Mimi Jamilah, SAg dan Misbah, S.Pd.I, Camat Tambun Selatan yaitu Drs. Imam Santoso, MM,  Polsek Tambun Selatan diwakili oleh Tarmuji, Kepala Desa Sumber Jaya yaitu Matam, S.Pd.I, Puskesmas Sumber Jaya diwaki oleh Abdul Rojik, S.Kp dan dr. Sulistyowati, Kepala Puskesmas Sukatani yaitu Sunjaya, SKM. MM. RW 037 Bapak Maman beserta 12 petugas RS.Dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor.

Ada 3 acara besar dalam kegiatan Pelayanan Kesehatan Jiwa dan Evakuasi 41 ODGJ yaitu Seremoni Pelayanan Kesehatan jiwa, Pemeriksaan Kesehatan Jiwa ke-41 ODGJ dan Evakuasi 41 ODGJ ke RS.Dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor.

Seremoni acara di dahului oleh laporan dari Marsan Susanto sebagai Ketua Yayasan Al-Fajar Berseri sekaligus mewakili Yayasan Anugrah Kasih, yang Mengucapkan terimakasih kepada RS.Dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor khususnya dan umumnya kepada para tamu undangan atas dukungannya ke Panti Al-Fajar. Selanjutnya sambutan-sambutan, yaitu dari Camat Tambun selatan oleh Drs.  Iman Santoso, MM, Dinsos Provinsi oleh Drs. Achwan Gumilar, MM, Dinkes Provinsi oleh drg. Arif, M.Kes, Dinsos Kab Behasi oleh Daryono, SE., Dinkes Kab Bekasi oleh H. Tajili Suprapto, MKM. MM., Polsek Tambun Selatan oleh Tarmuji, RS.Dr.H. Marzoeki Mahdi oleh Ns.I Ketut Sudiatmika, S.Kep. M.Kep Sp.Kep.J. Dilanjutkan dengan informasi, Edukasi Kesehatan jiwa dan Penyerahan Majalah Dholphin beserta Lefleat dan Brosur kepada seluruh peserta undangan oleh Iyep Yudiana, SKM. MKM, diakhiri dengan Penanda tanganan Komitmen Bersama Pelayanan Kesehatan Jiwa untuk masyarakat Kabupaten Bekasi. Dari semua sambutan yang disampaikan peserta undangan, dapat disimpulkan bahwa Kegiatan ini harus berlanjut untuk semua ODGJ dari tahap perawatan, pengobatan, kontrol sampai dengan pemberdayaan di masyarakat, sehingga bisa hidup mandiri dan produktif.

Diruang terpisah, Pemeriksaan Kesehatan Jiwa yang di pimpin oleh dr. Iriawan Tinambunan, SpKJ dan Ns. I Ketut Sudiatmika, S.Kep. M.Kep. Sp.Kep.J,  beserta Tim Kesehatan lain, memeriksa ke-41 ODGJ yang terdiri dari 29 ODGJ laki-laki dan 12 ODGJ Perempuan, terdiri dari 30 ODGJ dari Panti Al-Fajar, 5 ODGJ dari Panti Anugrah Kasih dan 6 ODGJ dari Puskesmas Sumber Jaya yang dititipkan ke Panti Al-Fajar,  dengan kisaran umur mulai dai 17 sampai 45 Tahun.

Dari 41 ODGJ yang dilakukan pemeriksaan, terdapat 2 ODGJ yang batal dilakukan evakuasi dan perawatan di RS.Dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor, karena sudah diambil pulang keluarga dan ada ysng kondisi fisiknya perlu penanganan RSUD,  sehingga jumlah ODGJ yang akan dilakukan evakasi untuk menjalani perawatan dan pengobatan di RS.Dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor sejumlah 39 ODGJ. Setelah acara Seremoni Pelayanan Kesehatan Jiwa dan Pemeriksaan Kesehatan Jiwa  selesai dilakukan, maka seluruh peserta kegiatan beserta ke-39 ODGJ dilakukan photo bersama dengan jargon yang khas yaitu Stop Pasung dan Salam Sehat Jiwa Ke-39 ODGJ-pun akhirnya menuju RS.Dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor menggunakan 1 unit Bus, I Ambulan RS dan 1 unit mobil panti Al-Fajar dengan rencana perawatan untuk 1 bulan kedepan.

Kegiatan Pelayanan Kesehatan Jiwa dan Evakuasi ODGJ ini Mendapatkan dukungan penuh dari seluruh Direksi dan Karyawan RS.Dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor, Dinsos dan Dinkes Provinsi Jawa Barat, Dinsos dan Dinkes Kabupaten Bekasi, Pemerintahan Kecamatan dan Desa di Tambun Selatan, Yayasan Al-Fajar Berseri dan Yayasan Anugrah Kasih beserta seluruh komponen di Kabupaten Bekasi. Dengan penuh semangat, segenap peserta yang hadir berkomitmen Menjadikan Masyarakat Kabupaten Bekasi Bebas Pasung dan Peduli ODGJ.


Post Terkait

Poling

Menurut anda Tampilan Web site Diskes Provinsi Jawa Barat

Sangat Baik
Baik
Sedang