Forum Konsultasi


Tanggal Kirim : 04 Jul 2015
Email : wahyu225@gmail.com
Nama Lengkap : wahyu noviandi

Assalamu\'alaikum. Saya adalah suami dari seorang bidan di daerah kec. Gantar, kab. Indramayu. Istri Saya diajak oleh bidan senior untuk ikut melanjutkan kuliah D4 di POLTEKKES BHAKTI PERTIWI HUSADA CIREBON. Awalnya, istri Saya ragu \"apakah boleh melanjutkan kuliah lagi oleh Kepala Puskesmas Gantar?\". Tapi bidan senior tersebut sangat yakin kalau istri Saya pasti diizinkan melanjutkan kuliah lagi. Bersama dengan 3 teman Bidan lainnya. Akhirnya, Istri Saya pun setuju dan ikut mendaftar kuliah tersebut. Apalagi biaya kuliah ditanggung sendiri. Waktu perkuliahan pun hanya 4 kali dalam sebulan yaitu hari Sabtu dan Minggu. Otomatis, Istri Saya 2 hari kerja ( yaitu 2 Sabtu) tidak dapat melayani masyarakat. Akan tetapi masih ada tenaga medis lain yang melayani masyarakat. (Sebagai catatan: Pustu tempat Istri Saya bekerja terdiri dari 2 Bidan Desa dan beberapa tenaga medis lain). Pada saat perkuliahan sudah dimulai, ternyata ada kabar bahwa yang diizinkan cuma 1 orang yaitu hanya Bidan senior yang diizinkan. Sedangkan Istri Saya sudah membayar biaya - biaya perkuliahan. Perlu Bapak/Ibu ketahui bahwa Kepala Puskesmas Gantar tesebut (sudah menjadi rahasia umum ) memang terkenal suka mempersulit anggotanya. Tetapi anggotanya tidak ada yang berani mengadukan kepada Dinas terkait. Mohon tanggapan dari Bapak/Ibu yang Saya hormati. Terma kasih.

Penjawab :

Yang harus dijelaskan adalah status kepegawaian istri Bapak, apakah PNS atau PTT. Apabila istri Bapak berstatus PTT, maka tidak diperbolehkan untuk mengikuti pendisikan selama masih terkait kontrak sebagai tenaga PTT baik Pusat maupun Provinsi. Apabila status istri Bapak PNS, maka pemberian izin sekolah diberikan oleh pejabat yang berwenang di daerah masing-masing dengan berbagai pertimbangan. Sebelum mengikuti pendidikan, mohon dibereskan terlebih dulu persyaratan administrasi kepagawaiannya seperti izin dari atasan langsung, izin Kepala Dinas Kesehatan dan izin dari BKD karena hal ini menyangkut status kepegaian istri Bapak selama dan sesudah masa pendidikan selesai. Setiap Dinas Kesehatan bahkan Puskesmas harus sudah mempunyai rencana pengembangan SDM Kesehatan bagi staf nya. Kemungkinan istri Bapak tidak diijinkan mengikuti pendidikan karena tidak sesuai dengan rencana pengembangan SDM Kesehatan di tempat istri Bapak bekerja.

Kembali

Komentar yang telah dijawab (6)


  • sutrisman
    Tanggal Kirim : 08 May 2014
    Pertanyaan

    Mohon informasi tenaga PTT farmasi provinsi jawa barat ...Selengkapnya


  • musyafak
    Tanggal Kirim : 22 May 2014
    Pertanyaan

    assalmu'alaikum. saya pelaku usaha kecil, usaha makanan kecil yang dari singkong, yang mau saya tanyakan. untuk mendapatkan izin Usaha seperti P-IRT, saya harus ke bagian apa dan siapa yang harus saya hubungi ?, dan untuk formulirnya apakah ada yang bisa di download, dan/atau pengisiannya melalui online,, terima kasih ...Selengkapnya


  • Yayu Marliani
    Tanggal Kirim : 05 Jun 2015
    Pertanyaan

    Assalamualaikum wr.wb\nYth.pengelola website diskes jabarprov\nSaya tenaga bidan ptt kota banjar. Bulan kemarin saya mengajukan cuti melahirkan ke dinas setempat,1 bulan sebelum dan 2 bulan stelah melahirkan. Tadi siang baru ada balasan dari dinas,cuti hanya 40 hari kalender berdasarkan permenkes 2013. Saya dapat informasi kalau masa kerja sudah lebih dari 2… ...Selengkapnya


  • Entis Sutisna
    Tanggal Kirim : 09 Jun 2015
    Pertanyaan

    Aslmalkm\n\nSaya mau tanya tentang pasilitas kesehatan di pedesaan, apakah dibenarkan jika seorang lulusan dari Akademik Keperawatan (Akper) diperbolehkan untuk menangani masalah-masalah kesehatan seperti mengobati / memberi obat tanfa sepengetahuan dari Dokter (tanfa resep dokter) serta menangani masalah kebidanan (Persalinan, KB, Imunisasi, dll).\nJika di perbolehkan dan atau sebaliknya mohon beri alasannya?\n\nHtr… ...Selengkapnya


  • aji jakaria
    Tanggal Kirim : 23 Jun 2015
    Pertanyaan

    Assalamualaikum...\nBapak/Ibu saya sudah 2 tahun lulus dari SMK farmasi tapi sekolah blm mengeluarkan STRTTK ny, Apakan saya bisa mengajukan(membuat) Surat STRTTK sendiri?\nTerima kasih banyak, mohon bantuaannya buat kerja soalny. ...Selengkapnya


  • bunda dhifa
    Tanggal Kirim : 02 Jul 2015
    Pertanyaan

    mohon bantuan data sasaran program jabar, per kota. tks ...Selengkapnya