Forum Konsultasi


Tanggal Kirim : 09 Jun 2015
Email : sutisna_entis@yahoo.com
Nama Lengkap : Entis Sutisna

Aslmalkm\n\nSaya mau tanya tentang pasilitas kesehatan di pedesaan, apakah dibenarkan jika seorang lulusan dari Akademik Keperawatan (Akper) diperbolehkan untuk menangani masalah-masalah kesehatan seperti mengobati / memberi obat tanfa sepengetahuan dari Dokter (tanfa resep dokter) serta menangani masalah kebidanan (Persalinan, KB, Imunisasi, dll).\nJika di perbolehkan dan atau sebaliknya mohon beri alasannya?\n\nHtr nhn.

Penjawab :

Mengacu kepada Permenkes RI No. HK.02.02/MENKES/148/I/2010 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktek Perawat Bab III Pasal 8: . Ayat (3): Praktek keperawatan dilaksanakan melalui kegiatan: Pelaksanaan Asuhan Keperawatan, Pelaksanaan Upaya Promotif, Preventif, Pemulihan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Komplementer. . Ayat (4): Asuhan Keperawatan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a meliputi pengkajian, penetapan diagnose keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi keperawatan. . Ayat (7): Perawat dalam menjalankan asuhan keperawatan dapat memberikan obat bebas dan/atau obat bebas terbatas. . Jadi seorang tenaga perawat hanya boleh melakukan tindakan keperawatan saja, bukan medis. Obat dapat diberikan selama masuk ke dalam kategori obat bebas dan/atau bebas terbatas. . Seorang tenaga perawat tidak boleh melakukan pekerjaan di luar kewenangannya seperti menolong persalinan maupun pengobatan kecuali dalam keadaan tertentu seperti yang tercantum pada; .. Pasal 10 ayat (1): Dalam keadaan darurat untuk penyelamatan nyawa seseorang/pasien dan tidak ada dokter di tempat kejadian, perawat dapat melakukan pelayanan kesehatan di luar kewenangan .. ayat (2): bagi perawat yang menjalankan praktik di daerah yang tidak memiliki dokter dalam rangka melaksanakan tugas pemerintah, dapat melakukan pelayanan kesehatan di luar kewenangan .. ayat (3): Dalam melaksanakan pelayanan kesehatan dimaksud harus mempertimbangkan kompetensi, tingkat kedaruratan dan kemungkinan untuk dirujuk.

Kembali

Komentar yang telah dijawab (6)


  • sutrisman
    Tanggal Kirim : 08 May 2014
    Pertanyaan

    Mohon informasi tenaga PTT farmasi provinsi jawa barat ...Selengkapnya


  • musyafak
    Tanggal Kirim : 22 May 2014
    Pertanyaan

    assalmu'alaikum. saya pelaku usaha kecil, usaha makanan kecil yang dari singkong, yang mau saya tanyakan. untuk mendapatkan izin Usaha seperti P-IRT, saya harus ke bagian apa dan siapa yang harus saya hubungi ?, dan untuk formulirnya apakah ada yang bisa di download, dan/atau pengisiannya melalui online,, terima kasih ...Selengkapnya


  • Yayu Marliani
    Tanggal Kirim : 05 Jun 2015
    Pertanyaan

    Assalamualaikum wr.wb\nYth.pengelola website diskes jabarprov\nSaya tenaga bidan ptt kota banjar. Bulan kemarin saya mengajukan cuti melahirkan ke dinas setempat,1 bulan sebelum dan 2 bulan stelah melahirkan. Tadi siang baru ada balasan dari dinas,cuti hanya 40 hari kalender berdasarkan permenkes 2013. Saya dapat informasi kalau masa kerja sudah lebih dari 2… ...Selengkapnya


  • aji jakaria
    Tanggal Kirim : 23 Jun 2015
    Pertanyaan

    Assalamualaikum...\nBapak/Ibu saya sudah 2 tahun lulus dari SMK farmasi tapi sekolah blm mengeluarkan STRTTK ny, Apakan saya bisa mengajukan(membuat) Surat STRTTK sendiri?\nTerima kasih banyak, mohon bantuaannya buat kerja soalny. ...Selengkapnya


  • bunda dhifa
    Tanggal Kirim : 02 Jul 2015
    Pertanyaan

    mohon bantuan data sasaran program jabar, per kota. tks ...Selengkapnya


  • wahyu noviandi
    Tanggal Kirim : 04 Jul 2015
    Pertanyaan

    Assalamu\'alaikum. Saya adalah suami dari seorang bidan di daerah kec. Gantar, kab. Indramayu. Istri Saya diajak oleh bidan senior untuk ikut melanjutkan kuliah D4 di POLTEKKES BHAKTI PERTIWI HUSADA CIREBON. Awalnya, istri Saya ragu \"apakah boleh melanjutkan kuliah lagi oleh Kepala Puskesmas Gantar?\". Tapi bidan senior tersebut sangat yakin kalau… ...Selengkapnya